Hal 102 Novel Senjakala....Surat 10
Bli Raka, akhir-akhir ini jantung tiang sering berdebar sangat kencang. Kadang-kadang tiang takut jantung tiang akan meledak. Bisakah jantung itu meledak Bli? Tiang juga sering merinding setiap petang tiba. Orang-orang mengatakan itu sandikala, sarumua. Saat siang berganti dengan malam. Dadong selalu menyuruh tiang cepat-cepat pulang kalau saat itu tiba. Katanya pada saat itu banyak roh-roh jahat yang sedang berkeliaran.
Mungkin tiang merinding karena bila senja tiba, tiang selalu mengingat saat Bli menghilang. Tiang menyesal karena tidak menyusul Bli ke Gunung Kawi dan mengajak Bli segera pulang. Benarkah kekuatan jahat yang sudah membawa Bli pergi?
Tiang tiba-tiba saja merasa sangat mengkuatirkan Bli. Setiap malam tiang memimpikan Bli. Dan mimpi itu sangat menyeramkan. Tiang memimpikan Bli sedang dimakan raksasa bertaring tajam. Raksasa itu memakan Bli sehingga terpotong menjadi dua dan badan Bli penuh dengan darah. Hyang Jagat, mengapa mimpi tiang begitu menakutkan.
Mulai malam ini, tiang berjanji tidak akan tertidur. Tiang tidak ingin lagi melihat Bli terluka dalam mimpi tiang. Biarlah tiang membayangkan Bli sedang bermain-main dengan teman-teman baru Bli di sana. Mungkin Bli sedang bermain bola atau sedang bernyanyi bersama. Mungkin Bli bermain catur atau bermain tebak-tebakan.
Kalaupun tiang akhirnya tertidur, biarlah tiang ada bersama Bli di sana. Jika Bli sedang dimakan raksasa, tiang akan memasukkan tubuh tiang ke mulut raksasa itu. Bila Bli terluka dan penuh dengan darah, biarlah tiang juga terluka dan penuh dengan darah.
Bli, tiang akan menceritakan sebuah rahasia. Tolong jangan dikatakan kepada siapapun. Terutama kepada Dadong dan Wi Made Gemet. Tiang hanya makan dua suap setiap kali makan dan membuang sisanya. Jangan salahkan tiang, Bli. Lidah tiang terasa sangat pahit. Tiang takut akan muntah kalau memaksakan diri makan lebih banyak.
Tiang berani melakukan ini, karena sampai saat ini tiang merasa masih sehat. Tiang tidak sakit. Tiang masih bisa sekolah, mebanten dan mengerjakan PR. Kadang-kadang memang mata tiang terasa agak buram dan kepala tiang agak pusing. Tapi tidak apa-apa. Tiang tidak akan mengeluh kalau sakit sedikit. Seperti Bli. Tiang ingin kuat seperti Bli. Lihatlah Bli, semakin lama tiang semakin bisa menjadi adik yang baik untukmu. Karena itu, ijinkanlah tiang berada di dekat Bli lagi. Ijinkan tiang bermain gembira denganmu seperti dulu lagi.
0 komentar:
Post a Comment